c. Cara melakukan awalan lemparan
- Berdiri di belakang lingkaran dengan posisi punggung menghadap ke arah sektor lemparan
- Ayunkan cakram beberapa kali dengan lengan lempar bergerak mengikuti gerakan lengan lempar
- Posisi badan masih berputar dan sedikit condong ke belakang
- Kedua tungkai masih ditekuk dengan baik, kaki kiri membuat kontak dengan lantai tungkai kiri hampir diluruskan penuh
- Lutut kaki dan pinggul meneruskan gerakan berputar ke arah lemparan dengan tepat. Tariklah bagian atas badan mengikuti perputaran ini
- Lengan kiri mulai dibuka ke samping dan lengan kanan mulai mengayun berputar dengan gerakan cepat di dalam sebuah busur yang lebar dan bergerak sedikit ke arah atas
2. Sarana dan prasarana
a. Alat
Bahan cakram terbuat dari kayu atau bahan lain dengan bingkai dari metal. Bingkai berbentuk lingkaran penuh dan di tengah tengah cakramada beban yang dapat dilepaspindahkan.
b. Ukuran cakram
- Berat cakram senior putra adalah 2 kg, diameter 219-221 mm dan tebal 44-46 mm
- Berat cakram senior putri adalah 1 kg, diameter 180-182 mm dan tebal 37–39 mm
- Berat cakram junior putra adalah 1,25 kg, diameter 180-182 mm dan tebal 37-39 mm
- Berat cakram junior putri adalah 0,75 kg, diameter 145-170 mm dan tebal 25-35 mm
c. Lapangan
- Diameter lingkaran untuk melempar : 2,50 m
- Permukaan lantai tempat melempar harus datar dan tidak licin, terbuat dari semen, aspal, dll
- Lingkaran lemparan dikelilingi dengan sangkar (pagar kawat) untuk menjamin keselamatan petugas, peserta dan penonton
- Bentuk huruf seperti C dengan diameter 7 m, mulut 3,3 m. Sector lemparan dibatasi garis yang membentuk sudut 40 derajat di pusat lingkaran